oleh

Tertelungkup, Sopir Truk Asal Ngunjuk Ditemukan dengan Kondisi Mengeluarkan Darah

Kabarterjitu.com | Lamongan –
Suasana area parkir SPBU Nginjen tepatnya Desa Pandanpancar Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan mendadak heboh pada Jumat (20/8/2021) dini hari. Hal itu di karena Suwarno (51) seorang sopir truk asal Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk di temukan dalam keadaan tertelungkup dengan kondisi mengelurkan darah dari mulutnya.

Kasubbag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi menjelaskan, kejadian itu semula pada Jumat (20/8/2021) sekitar pukul 19.00 WIB korban Suwarno dan Dwianto (42) kernetnya asal Dusun Kebonagung Desa Rejotangan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung tiba di SPBU Nginjen untuk istirahat sebelum lanjut ke Surabaya dikarenakan sedang capek dan ngantuk. ” Usai memakirkan truknya, mereka kemudian istirahat dan makan nasi boran yang berada di sebelah timur SPBU,” terangnya Iptu Estu Kwindardi, Jumat (20/8/2021) sore.

Estu melanjutkan sesaat kemudian, selesai makan nasi boran, saksi Dwianto melanjutkan ke warung kopi yang ada di timur SPBU untuk meminum kopi, namun korban tidak ikut dan kembali ke truk untuk tidur ( diatas bak truk ). “Pada pukul 22.00 wib, saksi Dwianto selesai minum kopi dan kembali ke truk, sebelumnya sempat membangunkan korban untuk meminta kunci truk,” sambungnya

Selanjutnnya saksi Dwianto tidur didalam truk. Sekira pukul 24.00 wib, saksi Dwinto dibangunkan karyawan SPBU yakni bernama Kasrip dan diberitahu bahwa temannya sedang tertelungkup dibelakang truk. Saksi Dwinto kemudian mengecek kebelakang truk dan mendapati korban mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.

“Sesaat kemudian saksi Dwinto minta pertolongan kepada saksi Karsip. Dan kemudian mereka berboncongan naik sepeda motor menuju ke rumah sakit Soegiri untuk meminta bantuan ambulan. Namun pada saat ambulan datang dilokasi, pada pukul 01.30 wib, korban sudah meninggal dunia,” bebernya.

Atas kejadian kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian Polsek Deket. Langkah yang diambil polisi mendatangi TKP, memintai keterangan saksi – saksi dan melakukan penyelidikan serrta meminta visum. ” Barang bukti yang diamankan tas milik Korban yang berisi Pakaian dan peralatan mandi, ponsel merk Samsung J1 dan SIM B1 Umum milik korban,” tandasnya.(kt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed