oleh

Semangat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, Emak – Emak Penjual Sayur di Lamongan Upacara HUT RI ke 76

Kabarterjitu.com | Lamongan – Puluhan penjual sayur dan makanan keliling asal Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Jawa Timur menggelar upacara peringatan HUT RI ke-76 di lapangan desa setempat, Selasa (17/08). Mereka yang tergabung dalam Komunitas Rengkek Lamongan ( Korela ) saat upacara kemerdekaan berlangsung dengan semangat Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, mereka punya cara sendiri yakni tetap dengan membawa gerobak dagangannya serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

Puluhan pedagang sayur keliling yang didominasi para emak – emak tersebut sengaja libur berjualan untuk mengikuti upacara HUT RI. Hal ini mereka lakukan sebagai bentuk penghormatan serta mengenang para pejuang Indonesia yang telah gugur saat merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia melawan para penjajah.  “Ada puluhan pedagang sayur yang hari ini mengikuti upacara mas dan upacara ini sebagai bentuk penghormatan kita kepada pahlawan Indonesia,” kata Hermi Ningsih (39) salah satu pedagang dan juga anggota Korela.

Hermi Ningsih yang akrab disapa Ningsih ini  mengaku, upacara kemerdekaan RI dengan membawa puluhan gerobak sayur tersebut baru pertama kali ia lakukan. Kegiatan itupun juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid -19, seperti menjaga jarak dan mewajibkan peserta cuci tangan terlebih dahulu. hal ini juga sebagai contoh bagi masyarakat lainnya agar bisa-bisa menghargai jerih payah pahlawan terdahulu.

“Kami sepakat tidak berjualan dan memilih menggelar upacara kemerdekaan. Harapan kami masyarakat di luar sana bisa meniru jejak kami. Sesibuk apapun kita bekerja dan keterbatasan ekonomi yang kita miliki jangan sampai melupakan jasa perjuangan pahlawan Indonesia terdahulu,” ujarnya.

Selain menggelar upacara kemerdekaan RI, para pedagang sayur tersebut juga membagikan nasi bungkus kepada masyarakat setempat. Nasi yang dibagikan itu hasil sumbangan uang dari para pedagang. Dimasa pandemi Covid -19 ini semua elemen masyarakat terdampak tak terkecuali para pedagang sayur.  “Kita ingin berkontribusi kepada bangsa Indonesia mas dengan menyisihkan sebagian rezeki kami untuk kami belikan beras dan juga lauk pauk, kemudian kita bagikan kepada warga dan harapan kami kita bisa bangkit dari  Pandemi covid-19 ini,” harapnya.

Sementara itu pembina Komunitas Rengkek Lamongan ( Korela ) Abdul Khowi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai sara syukur mereka, meski saat ini Indonesia dilanda pandemi Covid -19. Namun komunitas penjual sayur atau biasa disebut dengan rengkek ini masih bisa berbagi kepada warga yang membutuhkan.

Lebih lanjut Khowi menjelaskan, komunitas Rengkek atau penjual sayur ini telah ada sejak dua tahun lalu. Dimana para anggotanya terdiri dari warga kurang mampu dan dari hasil penjualan sayur setiap harinya, meraka rela menyisihkan hasil jualanya untuk berbagi nasi bungkus setiap satu Minggu sekali. ” Berdirinya komunitas rengkek sudah dua tahum lalu, dan mereka beroperasi di desa dan luar desa. Untuk kegiatan sosial setiap tahun seperti pagi ini bagi – bagi nasi bungkus, kegiatan sosial lain perhatian terhadap anggota, wujud rasa syukur, bahwa korela ini dari masyarakt bawa yang mau peduli terhadap sesama,” terangnya.

Khowi mengharapkan dengan adanya aksi sosial yang dilakukan oleh para penjual sayur ini dapat menjadi inspirasi bagi para dermawan lainya untuk berbagi kepada sesama. ” Mengingat saat ini Indonesia masih dilanda pendemi covid -19,” pungkasnya.(kt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed