oleh

Sebarkan Kebencian dan Berita Bohong, Partai Demokrat Lamongan Laporkan Pemilik Akun Facebook Faqih Harianto ke Polisi

Kabarterjitu.com | Lamongan –
Sejumlah kader Partai Demokrat Lamongan dengan diampingi Kuasa Hukumnya mendatangi kantor SPKT Polres Lamongan, Selasa (24/8/2021) siang. Dengan membawa berkas alat bukti Kader Demokrat Lamongan melaporkan sebuah akun Facebook milik  Faqih Harianto.  Akun Facebook itu di laporkan karena kerap memposting tulisan yang diduga mengandung ujaran kebencian dan berita bohong yang dialamatkan kepada Mantan Presiden Republik Indonesia ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY). Selain itu akun Facebook tersebut juga memposting tulisan yang dianggap menyudutkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kader Demokrat Lamongan Sugeng Santoso menjelaskan dalam sebuah akun di media sosial Facebook atas nama terlapor Faqih Harianto tersebut menuliskan kata-kata, kalimat di laman facebook itu pada tanggal 31 Juli 2021, Pukul 00. 28, WIB. Terlapor menulis, kata-kata, kalimat di laman facebooknya antara lain: Kalau jaman ORBA,… mungkin sudah pada paham, SOEHARTO Melanggengkan Kekuasaannya dg cara membungkam Pengkritik, mengkerdilkan partai politik, bikin kebijakan dg tangan besi tapi Bersarung Sutra….Dan….Soeharto mengontrol Negara dan Tentara sebagai strategi menguasai Indonesia secara berkesinambungan. *Tapi org dibawah ini     lebih berbahaya lagi, dan dia PENGECUT*…!!!

*Sengaja melakukan pembiaran BIBIT Radikalisme tumbuh kembang di NKRI. Lebih mirisnya lagi, dipakai buat alat nafsu bejat politiknya dan keluarganya agar bisa melanggengkan dinasty kekuasaannya*. Dibawah kata-kata Terlapor tersebut diatas, ada *Foto SBY dengan tulisan *King Of Mangkrak*;

Kemudian postingan akun di media sosial Facebook menuliskan kata-kata, kalimat di laman facebook atas nama terlapor Faqih Harianto pada tanggal 16 Agustus 2021, Pukul 18.36, WIB, Terlapor menulis, kata-kata, kalimat di laman facebooknya antara lain: *Polling AHY masih kalah dengan Lampu taman*….AHY anak manis harus lebih giat belajar lagi nggeh….*Klu di cekolah tidak boleh nakal*…..tetep cemangat….*anak BaPe tdk boleh putus aca*…yaa………Kemudian Terlapor meng-share schrenshoot yang bermuatan kata-kata, kalimat: *Polling AHY kalah dengan Lampu Taman…..Pertanda Demokrat sudah jadi bahan lelucon Rakyat*;
28.

Selanjutnya postingan sebuah akun di media sosial Facebook menuliskan kata-kata, kalimat di laman facebook atas nama terlapor Faqih Harianto pada tanggal 16 Agustus 2020, Pukul 13.40, WIB, Terlapor menulis, kata-kata, kalimat di laman facebooknya antara lain: *Saya sangat prihatin melihat anak ini, selalu memframing dirinya jadi pemimpin yg terlihat bersahaja, baru kali ini saya melihat ada KAKAK PEMBINA pakai tongkat Komando, dlm islam bisa dikategorikan dia tdk bisa menerima QODARULLAH….Selalu BERHALU….Mungkin ini KARMA dari Bapaknya yg memporak-porandakan negeri ini*….selama 10 tahun. Saya ucapkan selamat kepada Partai Demokrat Pak Moeldoko, semoga jadi Partai yg bener2 Demokratis dan lebih profesional….dan berguna bagi bangsa dan negaara…..Dibawah kata-kata, kalimat di laman facebooknya Terlapor tersebut ada foto Ketua Umum Partai Demokrat AHY yang memberikan ucapan selamat pada hari pramuka ke 60;
30.

Terakhir sebuah akun di media sosial Facebook menuliskan kata-kata, kalimat di laman facebook atas nama Terlapor / Faqih Harianto pada tanggal 11 Agustus 2021, Pukul 06. 07, WIB, Terlapor menulis, kata-kata, kalimat di laman facebooknya antara lain: *SBY, memang koruptor, dia berkuasa 10 tahun hanya utk mengeruk uang negara dg cara kotor, picik dan licik. Pandai bersandiwara seakan dia dan keluarganya bersih dan suci padahal otak dari korupsi berjama’ah, terstruktur, sistematis dan masiv….Dia tegah menjadikan tumbal kader² partainya, utk menyelamatkan dirinya dan keluarganya*. Klu melihat sikap diamnya Presiden Jokowi, tdk pernah mengusik korupsi² dijaman SBY berkuasa, mestinya SBY itu merasa syukur, pol syukur…kewalahan syukur, krn secara tdk disadari SBY, Jokowi itu mengedepankan adat ketimuran. Istilah Mikul Dhuwur Mendem Jero diterapkan Jokowi, artinya Jokowi ingin mengangkat tinggi derajat dan martabat SBY serta menutup keburukan aib SBY beserta keluarga secara mendalam. Tapi…., SBY masih merasa jadi orang penting di negeri ini, sehingga kesombongan dan kecongkaan dia dan anak²nya-lah yang bikin AIB-nya dan Keluarganya sedikit demi sedikit terbongkar secara alami…Jadi jgn salahkan Buzzer-nya Jokowi jika kebusukan yg kalian simpan akan diungkap dg gamblang…, Toohhh… Itu tdk Fitnah ada data dan fakta;

“Jadi tulisan yang dibuat oleh pemilik akun Facebook Faqih Harianto ini kami anggap dapat memperpecah kesatuan anak bangsa,” kata Kader Demokrat Lamongan Sugeng Santoso yang juga Ketua Fraksi Demokrat Lamongan ini.

Sebelum melaporkan kasus tersebut ke Polres Lamongan sejumlah kader partai Demokrat Lamongan dan kuasa hukumnya juga melaporkan hal itu ke pihak Inspektorat Lamongan. Sebab pemilik akun Facebook Faqih Harianto merupakan seorang ASN di Lamongan. “Tentunya kami sayangkan postingan yang dibuat, boleh melakukan kritikan tapi ada tempatnya dan tidak harus menghina keluarga bapak SBY ini pak SBY mantan presiden kita orang yang pernah memimpin negeri ini selama 10 tahun,” terangnya.

Sementara itu,  Nihrul Bahi Al Haidar , SH, selaku kuasa hukum Partai Demokrat Lamongan mengatakan, terlapor pemilik akun Facebook Faqih Harianto tersebut terancam melanggar Pasal 14 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 15 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Serta Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Karena postingan yang dibuat terlapor menyiarkan berita atau pemberitaan bohong. “Barang siapa dengan menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun”; tuturnya.(kt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed