oleh

Pengerusakan Warung Nasi Bungkus di Ngimbang Diringkus Polisi

Kabarterjitu.com | Lamongan –  Satreskrim Polres Lamongan berhasl mengungkap kasus tindak pidana di muka umum secara bersama – sama melakukan kekerasan terhada orang atau barang yang terjadi di warung nasi bungkus milik Ferry Ramadoni yang terletak di Dusun Balong Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Jawa Timur yang terjadi pada Kamis (23/9/2021) lalu.

Empat pelaku berhasil diamankan, mereka adalah MA (31) warga Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang, SU (22) warga Mendugo Kecamatan Ngimbang, ABA (21) warga Desa Munungrejo Kecamagan Ngimbang dan EP (21) warga Sumbersari Kecamatan Sambeng. Kini mereka sudah ditetapkan menjadi tersangka “Ya pelaku sudah diamankan , mereka sudah ditetapkan jadi tersangka,” kata Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri, ketika dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Penangkapan empat tersangka ini, jelas, AKP Yoan, setelah pihaknya melakukan upaya penyidikan dan diketahui identitas pelaku yang melakukan pengurusakan secara bersama – sama tersebut.” Kemudian kita lakukan penangkapkan terhadap pelaku,” ungkapnya.

Selanjutnya mereka digelandang ke Polres Lamongan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dihadapan penyidik mereka mengakui perbuatan tersebut. ” Hasil intrograsi mereka mengakui telah melakukan perbuatan tersebut,”kata AKP Yoan.

Dari penangkapan para pelaku ,polisi juga mengamankan sejumlah barang bukt, diantaranya dua buah batu berukuran seganggaman tangan yang digunakan pelaku melempari warung milik korban, satu unit sepeda motor yang dirusak para pelaku, satu buah gerobak nasi bungkus dan pecahan piring yang dirusak oleh pelaku.” Para tesangka kita jerat pasal 170 KUHP,” ujarnya.

AKP Yoan, menjelaskan kejadian itu pada Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 21.00 WIB z pelapor sedang berjualan nasi bungkus dan kopi di Dusun Balong Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang. Ketika melayani pembeli pelapor melihat gerombolan arak arakan sepeda motor kurang lebih 50 sepeda motor melintas, sebagain berhenti depan warung dengan membleyer-bleyer sepeda motor depan warung dan melempari dengan batu ke warung korban.

“Korban yang tidak terima, membalas melempar dengan batu. Berhubung korban kalah jumlah masa kemudian korban melarikan diri. Dan setelah kembali ke warung ia melihat kondisi warung sudah berantakan. Selanjutnya pelapor melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ngimbang guna proses penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.(Rkt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed