oleh

Penanam Modal Dua Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta Berhasil Ditangkap

Kabarterjitu.com | Jakarta – Bareskrim Polri berhasil menangkap seorang penanam modal dan seorang DPO yang berperan sebagai penyambung antara penanam modal dan pemilik dua pabrik obat keras yang berada di Yogyakarta. Kedunya berhasil ditangkap pada , Jumat 1 Oktober 2021 lalu

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., mengungkapkan, penanam modal itu diamankan pihaknya pada Jumat, 1 Oktober lalu. “Menangkap pemodalnya berinisial S alias C,” ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kepada wartawan, Selasa (5/10/21).

Jenderal Bintang Satu ini menyebut ada seorang DPO yang berperan sebagai penyambung antara penanam modal dan pemilik pabrik. DPO tersebut juga berhasil diamankan oleh Bareskrim. “DPO berinisial EY yang merupakan pengendali dan yang berkomunikasi intens dengan Joko selaku pemilik pabrik juga telah ditangkap,” jelasnya.

Dalam kasus ini, total polisi sudah menangkap 17 tersangka. Bareskrim sendiri masih terus mengembangkan kasus tersebut. Seperti yang diketahui Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri belum lama ini menggerebek dua pabrik pembuat obat keras di Yogyakarta. Pengusutan kasus ini merupakan pengembangan dari peredaran bebas obat keras di sejumlah wilayah termasuk di DKI Jakarta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed