oleh

Lamongan Kini Masuk Kategori PPKM Level 1, Ini Pesan Bupati YES

Kabarterjitu.com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan belum berani untuk melonggarkan sejumlah aturan. Kendati saat ini menjadi satu-satunya daerah se Jawa – Bali yang berhasil meraih status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1 per tanggal 7 September 2021. Perubahan status ini berdasarkan data hasil penelitian dan assesmen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, bersyukur atas keberhasilan menurunkan level PPKM dari level 3 ke level 1. Hal tersebut bisa tercapai berkat kerja bersama antara Pemkab, TNI, Polri, Forkopimda dan seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan.
“Terima kasih atas segala dukungan masyarakat. Tanpa kerjasama dari semua pihak, hal ini tidak akan tercipta dengan baik. Tapi kita harus tetap waspada, prokes harus tetap dijalankan dengan ketat, kelonggaran dalam PPKM terus kita laksanakan bertahap dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Yuhronur Efendi saat memberikan keterangan langsung terkait turunnya predikat Kabupaten Lamongan level 1 , Rabu (8/09).

Dia berharap kepada mayarakat Lamongan tidak terlalu euforia, jadi kelonggaran dan aturan level 1 masih menunggu Inmendagri pada tanggal 13 mendatang. “Bukan berarti langsung terjadi kelonggaran kelonggaran. Kita saat ini tetap berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 tahun 2021. Dengan level 1, kita bisa mengukur bahwa upaya-upaya yang kita lakukan dan sinergitas tiga pilar sudah benar dan tetap perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Bupati YES sapaan Yuhronur Efendi sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat melaksanakan prokes secara ketat dan secara sadar mengikuti vaksinasi. Selain itu respon cepat dalam testing, trecing dan treatment, menjadi salah satu kunci utama penurunan level PPKM dan penurunan angka positif di Kabupaten Lamongan.
“Jadi kita pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat harus terus saling kerja sama,” pungkasnya.(Rkt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed