oleh

HUT Lalu Lintas ke 66, Satlantas Polres Lamongan Peduli Anak Yatim

Kabarterjitu.com | Lamongan –  Ditlantas Polda Jatim Sapa Saya ( Satu Polantas Satu Anak Yatim ) mengajak 150 anak yatim dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena covid -19 di Kabupaten Lamongan berkunjung dan berwisata ke Wisata Maharani Zoo dan Goa Lamongan ( Mazoola ), Jumat (17/09)

Sebagai rangkaian acara hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 , Ditlantas Polda Jatim melalui program Sapa Saya yang juga dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono dan Kasatlantas Polres Lamongan AKP Fybrien Indah Lestari Sadjar berserta intasi terkait juga melaksanakan pengangkatan orang tua asuh. Selain itu, juga dilaksanakan vaksinansi bagi mereka baik vaksinasi dosis 1 maupun dosis 2.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Suprapto menuturkan program Sapa Saya ini merupakan kolaborasi antara lembaga masyarakat dan forum anak. Ia berharap, program ini dapat meringankan beban hidup anak-anak yang ditinggal oleh orang tua mereka karena Covid 19.  “Jadi pada program ini satu polantas akan menyantuni satu anak yatim. Di Jawa Timur sampai dengan saat ini terdapat kurang lebih 7.000 anak yatim/piatu korban Covid 19. Harapannya dapat meringankan kesulitan hidup mereka, memberikan santunan agar mereka tetap optimis menatap masa depan,” kata Brigjen Pol Slamet melalui Teleconference.

Lebih Lanjut Brigjen Pol Slamet, mengatakan dalam rangka hari lalu lintas Bhayangkara ke-66 Polda Jatim juga akan dilaksanakan vaksinasi. “Target sasaran vaksin kepada 62.003 anak dengan 311 tenaga vaksinator di seluruh Jawa Timur,” ujar Brigjen Pol Slamet Wakapolda Jatim saat Sapa Saya mengajak anak yatim korban Covid-19 ke Mazoola.

Menganggapi hal itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan apresiasi terhadap program Sapa Saya yang digawangi oleh Ditlantas Polda Jatim. Karena, menurutnya, itu dapat membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena pandemi untuk ceria kembali. “Kita ajak mereka berkeliling Mazoola untuk menyenangkan mereka. Kebetulan Mazoola merupakan salah satu wisata outdoor yang dilakukan uji coba pembukaan untuk umum,” ujar Bupati Yuhronur Efendi yang didampingi Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono.

Sementara itu kegiatan juga penyerahan tali asih oleh Kapolres Lamongan kepada Anak Yatim Piatu yang terdampak covid19.   Bantuan tali asih tersebut berupa perlengkapan sekolah dan kebutuhan sehari hari atau sembako. Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana berharap kegiatan ini bisa sedikit mengurangi duka anak anak yatim yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya. ” Memang pemberian tali asih ini tidak sepadan dengan kesedihan atas kehilangan orang tua, akan tetapi bisa sedikit membantu psikologi anak anak dan bisa memberikan dampak positif bagi mereka. Ucap AKBP Miko.(Rkt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed