oleh

Enam Pelaku Tawuran Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Lamongan

Kabarterjitu.com | Lamongan – Enam pelaku tawuran yang warung kopi Cafe Royal Jalan Suwoko tepatnya di simpang empat soto Mardi Kelurahan Tlogoanyar , Lamongan Kota yang di lakukan oleh sekelompok oknum dari salah satu perguruan silat di Lamongan pada Rabu (20/10) berhasil diringkus tanpa perlawanan. Mereka adalah AMU (18), SPM, (21), ENS( 20) dan VA(18) kesemuanya warga Desa Kramat Kecamatan Lamongan Kota. Kemudian dua pelaku yakni KA(18) dan BA(17) kedua warga Sukobendu Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Mereka diamankan tanpa perlawanan berati.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana melalui Kasatreskrim AKP Yoan Septi Hendri menjelaskan kasus tawuran yang menyebabkan Korban sendiri pada saat setelah kejadian ada 1 orang yang di rawat di RSI NU Lamongan akibat sayatan sajam di leher dan pukulan benda tumpul mengenai kepala dan 2 korban mengalami luka ringan di dada dan tangan.” Enam pelaku berhasil kami amankan di tempat berbeda – beda yakni dirumahnya masing – masing. Dan mereka sudah ditetapkan tersangka,” ungkap AKP Yoan, Senin (25/10).

AKP Yoan melanjutkan, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan dari para pelaku. Diantaranya masing – masing pakaian yang diduga dipakai para pelaku saat melakukan kekerasan antara lain, pakaian sweeter Hoodie Warna merah yang disita dari pelaku SPM , Pakaian sweeter Hoodie Warna biru Dongker disita dari pelaku BA, pakaian weeter Hoodie warna biru Dongker pudar bertuliskan GAP Celana pendek jeans warna abu-abu disita dari pelaku AMU, dan pakaian Sweeter Hoodie warna hitam bertuliskan luminos pada dada kiri atas dan celana pendek kain warna hitam motif bergambar daun kecil disita dari pekaku ENS.

“Selain itu juga barang bukti berupa sebuah palu gagang kayu, sebuah pisau, sebuah batu yang diamankan di TKP. Dan empat unit sepeda motor yang digunakan prasarana pengeroyokan juga kami sita,” bebernya

Dua pelaku tawuran saat diamankan di Polres Lamongan guna proses lebih lanjut (Ist)

Yoan mengunkapkan, penangkapan para pelaku setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para pelaku berada dirumahnya masing – masing. “Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan  terhadap Pelaku. Sselanjutnya mereka bawa ke Polres Lamongan untuk Proses Penyidikan Lebih Lanjut,” ungkapnya.

Dari hasil penyidikan pelaku AMU .berperan melempari korban dengan batu dengan mengendarai sepeda motor Honda suprax 125 warna hitam berboncengan dengan pelaku R.dan menyimpan Sajam jenis pisau yang digunakan untuk melukai korban. Selanjutnya pelaku SPM berperan membonceng W dan P saat kejadian pengeroyokan. Kemudian ENS alias Penyok berperan ikut pengeroyokan dengan melempari batu pada korban serta menyimpan palu yang diduga digunakan untuk melakukan kekerasan terhadap korban.

Kemudian pelaku VA berperan ikut dalam rombongan namun tidak terlibat dalam pengeroyokan dan masih perlu pendalaman peran. KA berperan sebagai pemilik senjata tajam jenis pisau dan menitipkan senjata tajam kepada pelaku AMU yang diduga digunakan untuk melukai korban, dan pelaku BA berperan membonceng pelaku KA saat terjadi penyerangan terhadap korban.

AKP Yoan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengugkapan pelaku lainnya. Dan Mohon doa dan dukungan dari seluruh warga masyarakat Lamongan. “Semoga semua pelaku segera tertangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya yang telah merugikan banyak pihak termasuk keamanan dan kenyamanan di wilayah Lamongan,” pungkasnya(Rkt)

Keterangan Gambar: Para pelaku pengeroyokan saat diamanakan di Polres Lamongan guna proses lebih lanjut.(Ist)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed