oleh

Bupati YES Resmikan Operasional SPAM Regional MojoLagres Offtake Mantup

Kabarterjitu.com | Lamongan – Dengan beroperasinya Offtake ini, 500 Sambungan Rumah (SR) di dua desa, yakni 150 SR di Desa Glugu Kecamatan Mantup dan 350 SR di Desa Pelang Kecamatan Kembangbahu teraliri air bersih. Sehingga kebutuhan masyarakat akan air bersih bisa tercukupi. Pembukaan operasional SPAM Regional Mojolagres Offtake Mantup diresmikan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut didampingi Wabup Abdul Rouf, serta jajaran Forkopimda Lamongan yaitu Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono dan Kapolres AKBP Miko Indrayana.

“Alhamdulillah tepat pada tanggal 17 Agustus 2021 jaringan layanan air bersih perpipaan SPAM Mojolagres selesai,” tutur Bupati yang akrab disapa YES ini, Selasa (17/08).

Dalam kesempatan itu, Yuhronur turut mengajak seluruh pihak untuk bekerjasama dalam menyediakan air bersih kepada masyarakat di seluruh Kabupaten Lamongan, sehingga harapan masyarakat menikmati air bersih khususnya dikawasan Lamongan Selatan yang rawan kekeringan dapat terwujud. “Kemarin saya minta direktur PDAM sama PU Cipta Karya untuk ngebut pengerjaannya. Pipa-pipa harus sudah terpasang. Harapan ke depannya bisa sampai Tikung, minimal 2022 di Tikung ini sudah dapat direalisasi,” papar Yuhronur.

Sementara itu, Kepala Desa Pelang, Dumilah mengungkapkan rasa syukurnya atas beroperasinya fasilitas air bersih bagi warganya. Karena selama ini, bila masuk musim kemarau, wilayahnya rentan dilanda kekeringan. “Terima kasih Bapak Bupati dan jajaran, Alhamdulillah akhirnya mulai saat ini warga saya mandi air bersih,” ungkap Kades Perempuan ini.

Dumilah menceritakan, bahwa selama ini warga desa masih menggunakan air telaga untuk kebutuhan sehari-hari. “Selama ini kita menggunakan air telaga. Bapak ibu bisa menyaksikan sendiri warna airnya ijo royo-royo. Alhamdulillah air bersih sudah nyala (tersedia) di desa kami,” imbuhnya.

Salah satu Warga Desa Pelang, Tomo tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas ketersediaan air bersih ini. Sebelum adanya program air bersih ini, setiap kemarau tiba Tomo dan warga desa yang lain harus merogoh kocek cukup dalam untuk membeli air bersih. “Alhamdulillah sekarang saya bisa mandi air bersih. Sebelumnya saya membeli 1 tangki seharga Rp 110.000 dan 1 minggu biasanya sudah habis. Sekarang sudah bisa menikmati air bersih tanpa harus beli mahal-mahal lagi,” tutur Tomo.

Perlu diketahui, proyek SPAM Regional Mojolagres sendiri dimulai pada Bulan Juli 2020 hingga Agustus 2021. Sementara untuk bahan bakunya PDAM Lamongan membeli air curah dari PT Air Bersih (PTAB) Jatim (Perseroda) yang diambil dari Sungai Brantas, Gedeg Mojokerto, kemudian disalurkan melalui pipa transmisi menuju Offtake Mantup.(kt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed